Andaikan ada sebuah permukaan bola
S2(R):={→r∈R3 | |→r|=R}
dan ada sebuah bidang datar
P(c):={(x,y,z)∈R3 | z=c}
di mana R∈R+ dan c∈R.
Oleh karena itu, salah satu titik pada S2(R) adalah →r:=R(sinθcosϕ,sinθsinϕ,cosθ) di mana θ∈[0,π] dan ϕ∈(0,2π)∪{0}.
Proyeksi stereografis dari S2(R) ke P(c) oleh titik →r0:=(0,0,−R) merupakan titik potong pada P(c) oleh garis yang menghubungkan →r0 dan →r dengan titik potong di (X,Y,c) di mana X,Y∈R. Garis tersebut adalah
L(→r0,→r):={→s∈R3 | (→s−→r0)×(→r−→r0)=→0}.
Oleh karena itu,
→s:=(x,y,z)=→r0+k(→r−→r0)
di mana k∈R, sehingga
(X,Y,c)=(0,0,−R)+k(R(sinθcosϕ,sinθsinϕ,cosθ)−(0,0,−R)).
Untuk mencari k, di ambillah komponen
c=−R+kR(cosθ+1)
alias
c/R=−1+2kcos2(θ/2)
alias
k=(1/2)(1+c/R)sec2(θ/2).
Kedua komponen lainnya adalah
X=kRsinθcosϕ=(R+c)tan(θ/2)cosϕ
dan
Y=kRsinθsinϕ=(R+c)tan(θ/2)sinϕ.
Dengan demikian pemetaan (θ,ϕ)↦(X,Y) merupakan proyeksi stereografis.
S2(R):={→r∈R3 | |→r|=R}
dan ada sebuah bidang datar
P(c):={(x,y,z)∈R3 | z=c}
di mana R∈R+ dan c∈R.
Oleh karena itu, salah satu titik pada S2(R) adalah →r:=R(sinθcosϕ,sinθsinϕ,cosθ) di mana θ∈[0,π] dan ϕ∈(0,2π)∪{0}.
Proyeksi stereografis dari S2(R) ke P(c) oleh titik →r0:=(0,0,−R) merupakan titik potong pada P(c) oleh garis yang menghubungkan →r0 dan →r dengan titik potong di (X,Y,c) di mana X,Y∈R. Garis tersebut adalah
L(→r0,→r):={→s∈R3 | (→s−→r0)×(→r−→r0)=→0}.
Oleh karena itu,
→s:=(x,y,z)=→r0+k(→r−→r0)
di mana k∈R, sehingga
(X,Y,c)=(0,0,−R)+k(R(sinθcosϕ,sinθsinϕ,cosθ)−(0,0,−R)).
Untuk mencari k, di ambillah komponen
c=−R+kR(cosθ+1)
alias
c/R=−1+2kcos2(θ/2)
alias
k=(1/2)(1+c/R)sec2(θ/2).
Kedua komponen lainnya adalah
X=kRsinθcosϕ=(R+c)tan(θ/2)cosϕ
dan
Y=kRsinθsinϕ=(R+c)tan(θ/2)sinϕ.
Dengan demikian pemetaan (θ,ϕ)↦(X,Y) merupakan proyeksi stereografis.
Komentar
Posting Komentar